Perkembangan Perpustakaan dan Internet/LAN

 

PERPUSTAKAAN DAN INTERNET/LAN:

DULU, KINI DAN MASA MENDATANG

(TUGAS MATA KULIAH INTERNET DAN LAN)

 

 

 

UDAYANA 

 


NI PUTU RATIH ADNYANA PUTRI

1421503001

 

 

 

JURUSAN D3 PERPUSTAKAAN

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

UNIVERSITAS UDAYANA

2016

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

A. Latar Belakang

Dengan adanya sejarah, manusia mengetahui hasil, kebudayaan masyarakat pada masa dahulunya dan sejarah juga berperan penting terhadap keperkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Perkembangan perpustakaan sendiri tidak dapat dipisahkan di sejarah manusia karena perpustakaan merupakan produk manusia.

Hasil pengetahuan pada masa lampau hingga sekarang banyak di tulis dalam bentuk buku dan saat ini, hasil karya-karya masa lampau dalam bentuk buku dikumpulkan dalam suatu ruangan yang di kenal dengan nama perpustakaan. Pengumpulan buku-buku di perpustakaan dari awal sampai akhir juga mengalami perkembangan dan mendapatkan kesulitan yang dilakukan oleh bangsa-bangsa peradaban pada masa dahulunya. Ilmu perpustakan terutama masalah sejarahnya juga di rangkum dalam bentuk makalah maupun buku, sehingga perkembangan perpustakaan pada masa dahulunya di ketahui oleh masyarakat dan generasi muda saat sekarang dan masa yang akan datang.

Begitu pentingnya peran perpustakaan yang menyimpan hasil karya dari masa lalu dalam perkembangan ilmu pengetahuan sehingga dapat diciptakan teknologi yang lebih baru dan terus mengalami perkembangan. Berkembangnya teknologi yang baru tidak selalu berarti teknologi yang lebih konvensional lantas ditinggalkan. Sebenarnya antara teknologi yang baru dengan teknologi yang lama kedua hal ini saling melengkapi, teknologi baru tidak akan bisa dikembangkan tanpa adanya teknologi yang lama. Dan yang terpenting, diantara sederatan teknologi baru yang kini sedang berkembang, banyak diantaranya yang saling melengkapi sistem satu sama lain. Salah satu contoh teknologi yang dapat dikembangkan dengan adanya teknologi masa silam adalah internet LAN.

 

B. Tujuan

Tujuan dibuatnya paper ini adalah untuk mengetahui perkembangan perpustakaan dari dulu, kini, hingga masa yang akan datang. Selanjutnya adalah untuk mengetahui perkembangan dari internet/LAN serta hubungan antara perpustakaan dengan adanya internet.

 

C. Manfaat

  1. Dapat mengetahui perkembangan perpustakaan dulu, kini dan masa mendatang.
  2. Dapat mengetahui perkembangan daripada internet/LAN.
  3. Dapat mengetahui hubungan antara perpustakaan dengan internet.

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

 

A. Perpustakaan Dulu, Kini dan Masa Mendatang

Perpustakaan lahir seiring dengan tumbuhnya peradaban manusia, utamanya baca tulis. Kemajuan peradaban manusia, berdampak pula pada perkembangan perpustakaan  baik jenis, sistem, kepemilikan ataupun hal-hal lain yang berkaitan dengan penyelenggaraan perpustakaan. Awal berdirinya perpustakaan, dimulai ketika manusia mengenal tulisan, bahan tulisan dan alat tulis. Sehingga tidak berkelebihan, kalau dikatakan bahwa sejarah perpustakaan sama tuanya dengan usia peradaban manusia, semenjak mereka mengenal baca tulis. Berbagai media yang digunakan untuk kegiatan tulis menulis, antara lain : batu, pelepah, tanah liat, parchmen yang terbuat dari kulit domba atau sapi yang dikeringkan. Beberapa parchmen yang disatukan, disebut dengan istilah codex.

Perkembangan perpustakaan dalam dunia internasional meliputi berbagai benua yaitu Afrika, Asia, Australia dan Selandia Baru, Eropa, Amerika Latin, dan Amerika Utara. Kemudian diikuti dengan perkembangan perpustakaan universitas, perpustakaan akademi (college library), perpustakaan sekolah, perpustakaan khusus dan perpustakaan umum. Menurut periodesasi, perkembangan perpustakaan dibagi ke dalam tiga kelompok yaitu perpustakaan pada masa silam (perpustakaan dulu), perpustakaan sekarang (perpustakaan kini, dan perpustakaan pada masa depan (perpustakaan masa mendatang).

 

  1. Perpustakaan Dulu

Sejarah perpustakaan tidaklah sederhana dan tidak diketahui secara persis kapan waktu dimulainya perkembangan perpustakaan. Perubahan perpustakaan berjalan bersamaan dengan perkembangan peradaban dan budaya umat manusia. Namun perpustakaan merupakan mata rantai sejarah umat manusia yang dapat ditulis atau dibukukan dan direkam, kemudian diabadikan atau disimpan di perpustakaan. Perpustakaan tersebut merupakan sumber ilmu pengetahuan, sumber inspirasi, sumber inovasi dan sumber referensi. Perpustakaan dulu atau masa silam mempunyai ciri-ciri antara lain :

  1. Jumlah dan jenis perpustakaan sedikit.
  2. Jumlah dan jenis koleksi masih terbatas.
  3. Jumlah pemakai sedikit, umumnya terbatas pada kalangan tertentu saja.
  4. Sistem pengolahan, penataan pemakaiannya belum diatur seperti yang sekarang.
  5. Buku pedoman, standar, dan rujukan untuk membentuk perpustakan masih langka.
  6. Sarana dan perlengkapan perpustakaan masih belum memadai.

Dengan segala keterbatasan yang ada, perpustakaan dulu telah banyak memberikan jasa kepada para pemakainya hingga sekarang, antara lain sebagai sumber informasi dan panduan, serta rujukan dalam penelitian. Keberadaaan perpustakaan membuat masyarakat mengetahui mengenai masa silam atau sejarah, sehingga pengetahuan yang ada dapat terus dikembangkan secara berkesinambungan. Hal tersebut dikarenakan adanya hubungan yang tidak dapat dipisahkan antara apa yang ada dan terjadi sekarang dengan apa yang sudah ada serta merupakan kelanjutan hasil karya (produk) masa lalu.

 

  1. Perpustakaan Kini

Berdasarkan ilmu pengetahuan dan penemuan, serta hasil karya masa silam yang telah dikembangkan oleh generasi terdahulu, keilmuan sekarang atau masa kini dapat berpijak kuat-kokoh dan mencapai apa yang dapat dilihat dan dinikmati oleh kalangan masyarakat saat ini. Perpustakaan yang sekarang ada dan dipergunakan telah banyak dan jauh mengalami perubahan dalam berbagai aspek. Dari perpustakaan sendiri nantinya akan digali, diteliti, dan dikembangkan ilmu pengetahuan serta teknologi dan inovasi yang baru. Perkembangan tersebut antara lain :

  1. Di bidang ilmu pengetahuan kini telah berkembang berbagai disiplin ilmu.
  2. Di bidang perbukuan sudah sangat banyak judul buku dan pengarang serta penerbit yang memproduksinya.
  3. Di bidang pendidikan telah banyak jumlah dan jenis lembaga pendidikan, baik yang umum, khusus atau kejuruan, sejak pendidikan taman kanak-kanak sampai perguruan tinggi.
  4. Dalam perguruan tinggi sendiri telah berkembang berbagai fakultas, jurusan dan spesialisasi, termasuk program pasca.
  5. Dalam bidang rekayasa (Engineering) telah banyak diproduksi rumah tangga (home industry) berbagai hasil industry, sejak dari industry sampai dengan yang dikeluarkan oleh perusahaan multi nasional corporation (MNC).

Setiap lembaga pendidikan dapat dilengkapi dengan fasilitas perpustakaan yang memadai. Sehingga apa yang terkumpul dalam koleksi perpustakaan dapat menjadi panduan, pedoman dan acuan untuk mempersiapkan, menata dan mewujudkan cita-cita untuk masa yang akan datang. Dalam hal ini, perpustakaan secara tidak langsung mempunyai peranan yang besar dan ikut menjadi penentu perkembangan ilmu pengetahuan serta merupakan salah satu barometer atas tingkat kemajuan dan kesejahteraan masyarakatnya. Namun dalam dunia yang demikian baik dalam perkembangan ilmu pengetahuan, sebagian anggota masyarakat terutama di negara berkembang masih berkutat pada bagaimana meningkatkan minat dan budaya baca, bagaimana membina dan mengembangkan perpustakaan, dan bagaimana menyadarkan bahwa informasi sangat penting bagi kehidupannya.

 

  1. Perpustakaan Masa Mendatang

Kehidupan adalah sesuatu yang terus dinamis, berjalan, berubah dan berproses (the show must go on). Dalam hal perpustakaan pada masa depan, tentu akan selalu mengalami perubahan terutama yang berkaitan dengan teknologi informasi dan identitas perkembangan informasi. Namun hal tersebut juga tidak terlepas dari tantangan, seperti keterbatasan sumber daya manusia yang profesional dan persaingan di antara lembaga pengelola informasi yang lain. Dalam memasuki masa informasi, dimana informasi telah berkembang begitu pesat, setiap orang dan dalam setiap sisi kehidupannya tidak akan terlepas dari informasi. Siapa yang mempunyai akses dan informasi lebih cepat dan tepat akan menguasai dunia. Sebaliknya bagi mereka yang ketinggalan dan keterbatasan akses informasi akan jauh tertinggal di belakang.

Proses perkembangan informasi-informasi akan semakin cepat, sejalan dengan makin berkembangnya teknologi informasi (TI). Jika dimasa lalu koleksi perpustakaan diwarnai dengan koleksi dari daun lontar, sekarang yang paling dominan berupa koleksi tercetak, dan sebagian perpustakaan sudah dalam bentuk mikro, digital, elektronik dan terpasang. Maka pada masa yang akan datang dapat saja koleksi perpustakaan didominasi oleh koleksi digital dan akses dilakukan melalui internet. Dengan kata lain berkat kemajuan teknologi informasi, orang memperoleh kemudahan dan kebebasan akses atas sumber informasi di perpustakaan.

Perpustakaan ideal masa depan dapat pula berupa perpustakaan hibrida (hybrid library), yakni perpaduan antara model konvensional dan model digital. Tuntutan akan keberadaan Perpustakan digital dipicu oleh kemajuan yang sangat pesat dalam teknologi informasi dan komunikasi seperti komputer, internet, serat optik, dan telepon genggam. Teknologi informasi dan komunikasi yang semakin canggih menyebabkan Perpustakaan digital selain secara ekonomi lebih murah juga memiliki beberapa keunggulan lain.

 

B. Perkembangan Internet/LAN

Wireless local area network (WLAN) atau disebut juga dengan Jaringan Lokal Nirkabel (LAN Nirkabel) menghubungkan dua atau lebih peralatan dengan memanfaatkan metode pendistribusion tanpa kabel dan biasanya menyediakan koneksi antara sebuah titik akses dengan cakupan internet yang lebih luas. Hal ini memudahkan mobilitas pengguna tanpa terputus dari jaringan (network).  Area dapat berjarak dari sebuah ruangan tunggal hingga ke satu area (misalnya gedung). LAN Nirkabel menjadi sangat popular untuk pemakaian rumahan karena kemudahan instalasinya dan manfaat komersial yang banyak yang ditawarkan kepada pengguna; seringnya dalam bentuk gratis. LAN Nirkabel banyak dimanfaatkan di kota-kota besar, misalnya di Kantor Pemerintahan untuk menghubungkan satu wilayah kerja dengan wilayah kerja lainnya.

Generasi pertama dari modem data nirkabel dikembangkan pada awal tahun 1980 oleh operator radio amatir, yang sering disebut sebagai radio paket. Mereka menambahkan sebuah modem band suara  komunikasi data, dengan kecepatan data di bawah 9.600-bit /s, untuk sistem radio jarak pendek yang ada, biasanya dalam band amatir yang berjarak dua meter. Generasi kedua modem nirkabel dikembangkan segera setelah pengumuman FCC di band eksperimental untuk penggunaan teknologi spektrum-sebar non-militer. Modem ini berkecepatan data  ratusan kbit/s. Generasi ketiga dari modem nirkabel kemudian ditujukan untuk kompatibilitas dengan LAN yang ada dengan kecepatan data dalam Mbit/s. Beberapa perusahaan mengembangkan produk generasi ketiga dengan kecepatan data diatas 1 Mbit/s dan beberapa produk sudah diumumkan pada lokakarya IEEE Workshop tentang Wireless LAN.

Wi-Fi, singkatan dari wireless fidelity merupakan teknologi yang memungkinkan pengguna komputer dan peripheral sejenis yang mendukung teknologi tersebut (PDA, telefon genggam) untuk berkomunikasi dalam jaringan LAN atau mengakses internet dengan jaringan broadband nirkabel. Dengan menggunakan sebuah Wi-fi acces point atau router, maka dapat dibangun sebuah jaringan LAN atau internet nirkabel dalam cakupan 300 square feet (300 kaki persegi) atau sekira 100 persegi.

Jaringan tanpa kabel tidak sesulit sistem jaringan kabel bahkan dinilai relatif lebih mudah. Sistem jaringan WIFI atau Wireless tidak memerlukan kabel sebagai penghubungan antar jaringan dan komputer, melainkan hanya dibutuhkan ruang atau space di mana jarak jangkau network (jaringan) dibatasi hanya oleh kekuatan pancaran signal radio dari masing masing komputer. Bahkan saat ini, sejumlah tempat umum telah menyediakan layanan hotspot gratis untuk menarik pengunjung. Fasilitas hotspot terdapat pada kantor-kantor layanan publik, perusahaan komersial dan taman-taman kota juga kampus dan café-café bahkan perpustakaan.

 

C. Hubungan Internet dengan Perpustakaan

Internet dan perpustakaan merupakan media yang sama-sama memberikan informasi. Internet adalah merupakan gelombang informasi yang bisa diakses di seluruh dunia sedangkan perpustakaan adalah suatu lembaga yang menyediakan informasi. Fungsi Perpustakaan dan internet juga sama-sama merupakan wadah dalam memberikan dan menyediakan informasi. Bedanya informasi yang disajikan oleh internet adalah dengan system online dikarenakan kemajuan teknologi, sedangkan perpustakaan menyajikan informasi dalam bentuk nyata yang terdiri dari berbagai macam koleksi. Adanya internet dan perpustakaan menjadi sarana dengan kekurangan dan kelebihan masing-masing dapat saling melengkapi dalam memberikan informasi yang di butuhkan pengguna. Karena internet dan perpustakaan adalah sebagai tempat sumber dan penyedia informasi yang bisa bersinergi dalam memberikan pelayanan dan penyedia informasi.

Cara membentuk hubungan yang sinergi antara perpustakaan dengan internet yaitu dengan menjadikan perpustakaan sebagai lembaga penyedia informasi pertama yang dicari pengguna dan menjadikan perpustakaan sebagai tempat pemanfaatan teknologi informasi dengan adanya kemajuan teknologi, serta mempromosikan perpustakaan dengan memanfaatkan internet. Selain itu, perpustakaan juga dapat memberikan fasilitas internet dengan cara menyediakan wifi di seluruh area perpustakaan atau membuat café hotspot, serta menjalin hubungan kerjasama antar perpustaan baik luar negeri maupun dalam negeri.

Dengan demikian perpustakaan dan internet jika dilihat dengan kasat mata tampak bersaing. Namun bila dipahami dan didalami betul, baik perpustakaan maupun internet sama-sama membangun hubungan yang saling menguntungkan. Karena dengan hadirnya internet, perpustakaan bisa memanfaatkan internet untuk mengembangkan perpustakaan, yang pada hasil akhirnya diserahkan pada pengguna, bagaimana pandangan dan penilaian mereka terhadap perpustakaan dan internet.

 

 

BAB III

PENUTUP

 

A. Simpulan

Kemajuan peradaban manusia memiliki dampak pada perkembangan perpustakaan  baik jenis, sistem, kepemilikan ataupun hal-hal lain yang berkaitan dengan penyelenggaraan perpustakaan. Awal berdirinya perpustakaan, dimulai ketika manusia mengenal tulisan, bahan tulisan dan alat tulis. Menurut periodesasi, perkembangan perpustakaan dibagi ke dalam tiga kelompok yaitu perpustakaan pada masa silam (perpustakaan dulu), perpustakaan sekarang (perpustakaan kini, dan perpustakaan pada masa depan (perpustakaan masa mendatang). Dari perpustakaan sederhana atau konvensional dengan segala keterbatasannya hingga perpustakaan yang dilengkapi dengan fasilitas teknologi termasuk internet yang memadai.

Wireless local area network (WLAN) atau disebut juga dengan Jaringan Lokal Nirkabel menghubungkan dua atau lebih peralatan dengan memanfaatkan metode pendistribusion tanpa kabel dan biasanya menyediakan koneksi antara sebuah titik akses dengan cakupan internet yang lebih luas. Jaringan tanpa kabel tidak sesulit sistem jaringan kabel bahkan dinilai relatif lebih mudah. Sistem jaringan WIFI atau Wireless tidak memerlukan kabel sebagai penghubungan antar jaringan dan komputer, melainkan hanya dibutuhkan ruang atau space di mana jarak jangkau network (jaringan) dibatasi hanya oleh kekuatan pancaran signal radio dari masing masing komputer.

Internet dan perpustakaan merupakan media yang sama-sama memberikan informasi. Dengan hubungan yang bersinergi antara perpustakaan dengan internet, dapat menjadikan perpustakaan sebagai lembaga penyedia informasi pertama yang dicari pengguna dan menjadikan perpustakaan sebagai tempat pemanfaatan teknologi informasi dengan adanya kemajuan teknologi. Perpustakaan juga dapat memberikan fasilitas internet dengan menyediakan wifi di area perpustakaan atau membuat café hotspot.

 

B. Saran

Kemajuan perpustakaan maupun internet yang sudah ada di masa kini sebaiknya terus dikembangkan sehingga dapat mencapai apa yang disebut dengan perpustakaan atau internet masa mendatang. Selain itu, dalam setiap perpustakaan juga diharapkan dapat mengadakan koneksi internet untuk kepuasan pengguna sekaligus pengembangan ilmu.

 

 

Daftar Pustaka

 

http://pp.ktp.fip.unp.ac.id/?p=27

http://perpustakaan.upi.edu/content/kampus/perpustakaan-masa-depan#.Vzok37YRXCk

http://bicaraperpustakaan.com/2016/01/perpustakaan-dulu-kini-dan-esok.html/

https://hermanmarcos.wordpress.com/2013/01/05/perkembangan-wireless-local-area-network-lan-nirkabel/

http://library.its.ac.id/?p=200

Advertisements
Categories: Library Science | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: